:-D

Senin, 29 Agustus 2016

Hukum Adat Unik Dan Aneh Yang Ada Di Indonesia

Hai Broooo kembali lagi dengan gue ival yang akan membagikan info unik lainnya ni sama kalian.langsung aja baca y,,,,,,,,

Hukum Adat Unik Dan Aneh Yang Ada Di Indonesia


Sebagai negara Hukum Indonesia tentu punya berbagai macam hukum serta aturan yang di atur dalam undang-undang dasar negara. Hukum dan aturan ini di buat untuk mengatur masyarakat agar tetap dalam tatanan yang benar. Namun sebelum menggunakan hukum modern seperti yang sekarang, masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku mulai dari Sabang sampai Merauke, dulunya juga sudah memiliki hukum adat tersendiri untuk menertibkan warganya. Sebagian dari hukum adat ini masih berlaku hingga sekarang namun juga ada yang sudah tak berlaku lagi karena dianggap tak sesuai dengan perkembangan jaman. Hukum-hukum adat ini biasanya berupa sebuah syarat untuk sebuah hajat ataupun sanksi sosial bagi yang melanggar aturan adat. Tak jarang juga kita menemukan hukum adat yang baru karena, sanksi sosial dinilai lebih memberi efek jera pada orang yang melanggar adab sekaligus norma dalam masyarakat. Dan diantara benerapa hukum adat ini terdapat aturan dan hukum yang bisa di bilang unik dan aneh, berikut ini adalah Hukum Adat Unik & Aneh Yang Ada Di Indonesia, versi anehdidunia.com

Mas Kawin Kepala Manusia

Biasanya jika anak gadisnya akan di pinang, orang tua dari mempelai wanita akan meminta mas kawin sesuatu yang berharga sebagai simbol pengikat ikatan pernikahan bagi putrinya. Mas Kawin tersebut biasanya berupa uang, perhiasan ataupun barang-barang yang memiliki nilai. Begitu pula dengan Suku Naulu, tapi arti dari kata berharga bagi Suku Naulu sedikit agak berbeda dengan yang ada di benak kita. Bagi Suku Naulu yang mendiami pulau Seram, Mas kawin yang terbaik adalah kepala manusia, terdengar meyeramkan bukan? Tapi begitulah hukum adat yang berlaku pada Suku Naulu, bagi seorang pria yang ingin meminang wanita idamanya maka dia harus membawa kepala mausia sebagai mas kawin pada keluarga mempelai wanita.

Selain sebagai mas kawin, masyarakat Suku Naulu juga biasa menggunakan kepala manusia sebagai persembahan dalam ritual pembersihan rumah dari musibah dan bahaya. Hukum adat yang tergolong menyeramkan ini awalnya tak banyak di ketahui oleh masyarakat luas. Hingga terjadi sebuah kasus pembunuhan yang dilakukan Suku Naulu dengan motif persembahan pada tahun 2005 yang lalu. Tindakan yang tak wajar ini tercium pemerintah, yang segera melarang hukum adat ini di teruskan lagi karena tak sejalan dengan norma dan hukum yang berlaku di Indonesia saat ini.

Perusak Lingkungan Akan Digunduli

Untuk hukum adat yang satu ini masih tergolong baru dan baru saja di resmikan oleh masyarakat Dusun Pongangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Prihatin akibat kondisi sungai Tangsi yang menjadi sumber pengairan utama di wilayah ini yang kian tercemar, serta menyadari bahwa sungai merupakan bagian dari alam yang tak bisa di pisahkan dari kehidupan manusia. Tercatat mulai Minggu 3 Januari 2016 masyarakat yang tinggal di sepanjang Sungai Tangsi memberlakukan sebuah hukum adat yang unik, yaitu barang siapa yang ketahuan mencemari Sungai akan digunduli kepalanya alias di botaki. Selain itu pelaku pencemar lingkungan ini juga akan di serahkan pada Polisi agar dapat di proses secara hukum.

Dalam acara peresmian hukum adat itu juga di adakan aksi konservasi sungai dengan menebar benih ikan serta penanaman pohon durian di sekitar alur sungai. Dan uniknya acara ini di kemas dalam sebuah aksi teatrikal dalam wujud pementasan Wayang Grasak yang diadakan pada area bantaran sungai. aksi ini melibatkan sejumlah seniman, pemuda dan masyarakat setempat. Para seniman daerah ini membawa benih-benih ikan dan bibit pohon dengan wadah kuali (Semacam tembikar yang terbuat dari tanah liat) untuk di taburkan di sungai. Sebelum aksi penebaran ini sebuah aksi teatrikal yang bercerita tentang kerusakan sungai akibat ulah manusia juga di mainkan. Menurut Mufti Adi Utomo selaku ketua panitia dari acara ini, kelak benih ikan yang berjumlah sekitar 100kg serta 1.000 bibit pohon ini boleh dimanfaatkan oleh masyarakat yang tinggal di sana. "Masyarakat bebas menangkap ikan di sungai Tangsi asal dengan cara yang benar, dengan menggukanan pancing atau jala" Ujar pria yang akrab di sapa dengan sebutan Didit tersebut.

Potong Jari Saat Berduka

Ditinggalkan oleh seseorang yang kita kasihi mungkin adalah salah satu momen yang paling menyedihkan dalam fase kehidupan seorang manusia. Setiap manusia pasti pernah atau kelak akan mengalami momen sedih ketika orang yang kita sayangi baik itu keluarga atau teman yang harus meninggalkan dunia ini. Dan bagi masyarakat suku Dani kelilangan anggota keluarga yang meninggal sama artinya dengan kehilangan salah satu bagian tubuhnya.

Sebagai bentuk rasa duka mereka yang mendalam masyarakat Suku Dani biasanya akan memotong salah satu bagian tubuhnya jika ada salah satu anggota keluarganya yang meninggal dunia. Baik itu Suami, Orang Tua, Maupun anak, dan bagian tubuh yang biasanya di pilih adalah ruas jari. Masyarakat Suku Dani akan memotong salah satu ruas jarinya saat ada salah satu anggota keluarganya yang meninggal dunia. Makna yang tersirat dari hukum adat unik serta tradisi masyarakat Suku Dani adalah karena jari dianggap sebagai simbol kerukunan dan jika sampai kehilangan salah satu ruasnya makan tangan tak akan berfungsi lagi dengan maksimal seperti sedia kala.


Pengasingan Bagi Ibu Hamil

Hukum adat unik berikutnya kembali berasal dari Suku Naulu. Pendidikan yang belum menjangkau wilayah yang di tinggali oleh suku ini serta letak tempatnya yang terisolasi dari dunia luar. Membuat warga Suku Naulu masih memegang erat tradisi dan adat istiadat nenek moyang mereka yang sebenarnya jika di pandang dari norma sosial saat ini sudah tak manusiawi lagi. Suku Naulu memang sudah meninggalkan adat persembahan yang menggunakan kepala manusia. Namun masih ada salah satu hukum adat lain yang bisa di bilang tak wajar. Hukum Adat ini adalah Pengasingan bagi seorang Ibu yang sedang mengandung hingga Ia melahirkan.

Para Lelaki akan membuatkan sebuah Bale atau rumah kecil berukuran 2 x 3 meter yang didalamya dengan sebuah tempat tidur berukuran 1 x 2 meter. Selama masa kehamilan hingga melahirkan wanita Suku Naulu akan tinggal di Bale yang di sebut Tikusune ini. Selain bagi wanita yang sedang mengandung Bale ini juga di gunakan sebagai pengasingan bagi wanita yang sedang mengalami menstruasi. Sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari biasanya sang Suami ataupun anggota keluarga yang akan membawakanya bagi wanita yang sedang diasingkan ini. Hukum adat ini sebenarnya bermaksud baik yaitu untuk melindungi Ibu yang sedang Hamil tersebut hanya saja hal ini rasanya sudah tak tepat jika di terapkan pada era saat ini.

Pencuri, Diarak Keliling Pulau

Mencuri merupakan tindakan yang meelanggar hukum dan biasanya akan di hukum dengan kurungan penjara. Namun selain mendapatkan sanksi pidana jika sampai ketahuan mencuri di pulau Lombok tepatnya di Gili Trawangan maka bersiaplah untuk berolahraga keliling pulau sambil membawa papan tanda bahwa anda telah mencuri. Hal ini di sebabkan karena pada daerah ini terdapat sebuah hukum adat unik yaitu, barang siapa yang kedapatan mencuri maka pelakunya aakan diarak keliling pulau dan di tandai sebagai seorang pencuri dengan sebuah papan yang bertuliskan bahwa anda telah mencuri, sebelum akhirnya di serahkan ke pihak yang berwajib.

Seperi yang sudah kita ketahui, meskipun Lombok sudah terkenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit dan banyak di datangi oleh orang asing. Masyarakan Bali tetap tak melupakan adat istiadat dari nenek moyang mereka dan tetap memegangnya dengan erat hingga saat ini. Di Bali banyak terdapat aturan adat yang sangat di hormati baik oleh warga sekitar maupun para pendatang yang sudah mengetahui tentang aturan adat kuat yang berlaku di Pulau ini.

Salah satu kasus yang cukup mencuri perhatian publik adalah ketika di tangkapnya seorang turis asing karena kedapatan mencuri sebuah tas. Turis asing itu berkilah bahwa dirinya mencuri karena kehabisan uang untuk kembali kenegaranya. Dia bercerita bahwa saat itu dirinya mencoba meminta batuan pada seorang wanita namun tak di gubris. Karena merasa kesal pria bule ini kemudian membawa pergi tas wanita tersebut saat si wanita sedang pergi ke toilet. Aksi si bule nekat ini terekam dalam kamera CCTV yang ada di tempat itu dan akhirnya si bule ini ditangkap oleh petugas setempat. Dan sebelum di searahkan ke pihak yang berwajib, warga setempat terlebih dulu mengarak bule ini keliling pulau lengkap dengan sebuah papan yang bertuliskan "I'm Thief, I - Stole" yang kurang lebih berarti "Aku seorang Pencuri, Aku - Mencuri"


Itulah beberapa hukum adat unik yang ada di Indonesia yang berhasil di rangkum oleh anehdidunia.com, jika ada kekurangan ataupun kesalahan silahkan berikan komentar kami akan menerimanya dengan senang hati, semoga informasi ini bisa menambah wawasan sahabat 
Share:

Perang Paling Unik Yang Pernah Terjadi Dalam Sejarah

Yooooo...! What ups bro..? Nama Gue Ival dan kali ini gue mau bagi-bagi informasi ni. yaitu tentang

Perang Paling Unik Yang Pernah Terjadi Dalam Sejarah

Bicara soal perang tentu yang muncul dalam benak adalah sesuatu yang bermakna negatif. Peperangan sebenarnya aalah hal yang paling tidak diinginkan di dunia ini oleh setiap orang bahkan juga dibenci. Karena kebanyakan suatu peristiwa perang yang terjadi seringkali justru mengorbankan hal lain bahkan jiwa orang lain. Hal inilah yang membuat banyak orang selalu mengecam siapa saja yang suka menyulut peperangan terjadi.
Peristiwa perang paling fenomenal dalam sejarah sudah pastilah Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Hampir di seluruh wilayah penjuru dunia terlibat aksi saling perang, saling menjajah dan lain sebagainya. Namun ternyata selain kedua peristiwa perang besar yang pernah terjadi di dunia tersebut, Ada beberapa perang paling unik yang pernah terjadi dalam sejarah seperti ulasan berikut yang gue bagi khusus untuk kalian. 

The Pig War


Sebuah perang yang terjadi pada tahun 1859 antara Inggris dan Amerika adalah termasuk salah satu peristiwa perang paling unik yang pernah terjadi dalam sejarah. Kedua negara ini berperang karena terlibat perebutan wilayah Pulau San Juan. Pulau yang terletak di wilayah antara daratan Amerika Utar dan Pulau Vancouver menjadi perebutan yang cukup sengit yang pernah dilakukan dua negara kuat tersebut. Istilah The Pig War bermula kala peristiwa perang tersebut melakukan aksi baku tembak dan salah satu diantara serangan tembakan tersebut berhasil membidik seekor babi. Itulah mengapa perang perebutan wilayah Pulau San Juan ini disebut dengan The Pig War. Bahkan setelah perang ini usai tidak ditemukan korban jiwa manusia satupun. Artinya, satu-satunya korban jiwa dalam perang ini adalah seekor babi.

Football The War


Sebuah perang unik terjadi pada tahun 14 Juli 1969, perang tersebut melibatkan El Salvador dan Honduras. Pemicu dari perang itu sendiri adalah terkait masalah imigrasi El Salvador ke Honduras. Perang ini disebut sebagai Football The War atau Perang Sepak Bola karena terjadi bersamaan dengan babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Utara. El Salvador pun menyerang Honduras hingga membuat Amerika Serikat turun tangan untuk melakukan negosiasi dengan kedua pihak yang terlibat konflik tersebut. Negosiasi tersebut menghasilkan gencatan senjata antara kedua wilayah yang terealisasi pada tanggal 20 Juli. Setelah Perang Sepak Bola tersebut berakhir, El Salvador pun berhasil mengikuti kejuaraan bergengsi olahraga sepak bola yakni Piala Dunia pada tahun 1970. Namun sayang meski telah melakukan gencatan senjata dan lolos ke Piala Dunia, negara ini gagal meraih juara dalam kompetisi Piala Dunia.

Moldovan – Transdniestrian War


Moldovan dan Transdniestrian adalah dua negara berbeda yang bermusuhan akibat jatuhnya Uni Soviet. Karena bermusuhan maka kedua negara ini pun saling berperang dan melawan. Namun sebuah pemandangan unik kala itu cukup menggelitik bagi siapa saja yang mengetahuinya. Para perwira dari masing-masing negara tersebut saling bermusuhan dan bersahabat! Maksudnya, sebenarnya para perwira tersebut  adalah seorang teman, rekan yang saling mengenal sejak lama. Namun karena mandat serta kewajiban profesi dan tugas sebagai perwira yang harus taat, patuh serta membela dan melindungi negara maka perwira yang terbagi dalam kedua kubu tersebut harus berperang. Hal ini terdengar sangat aneh dan unik karena saat perang terjadi mereka akan saling menyerang dan ketika malam hari mereka akan saling berkumpul di beberapa dan bahkan minum bersama. Itulah mengapa perang ini termasuk perang unik yang pernah terjadi dalam sejarah.

Great Emu War


Great Emu War atau Emu War adalah peristiwa perang unik yang terjadi pada tahun 1932 dan melibatkan pasukan militer Australia melawan kawanan burung! Yup, pasukan militer Australia yang kala itu dipimpin seorang bernama Mayor Meredith rupanya memerintahkan anak buahnya untuk melakukan gencatan senjata alias menembaki kawanan burung. Sebanyak 10.000 selongsongan peluru ditembakkan kepada kawanan burung tersebut namun burung-burung justru terbang menghindar dan melarikan diri dari tembakan para pasukan militer tersebut. Meski demikian dari peristiwa Great Emu War ini sebanya 20.000 tewas sia-sia karena ditembaki pasukan militer tersebut. Namun rupanya hasil tersebut tak sesuai dengan yang diinginkan sang mayor. Ia pun memerintahkan pasukan untuk menghentikan serangan dan mundur karena pasukan militer Australia dianggap kalah melawan kawanan burung tersebut.

The Anglo Zanzibar War


Jika biasanya perang terjadi selama berminggu-minggu, bertahun-tahun bahkan ratusan tahun. Lain halnya dengan The Anglo Zanzibar War. Peristiwa perang yang melibatkan Inggris dengan Zanzibar ini hanya berlangsung selama 40 menit! Pemicu perang yang terjadi pada tanggal 27 Agustus 1896 ini menceritakan bahwa Inggris yang menguasai Zanzibar mewajibkan siapapun nantinya yang akan naik takhta menjadi Sultan kerajaan harus melalui persetujuan konsul Inggris. Kala itu Sultan Khali bin Barghash yang tak lain adalah sultan yang baru tak mematuhi perjanjian tersebut dan justru menantang pasukan Inggris untuk melaksanakan gencatan senjata. Pihak Inggris pun marah dan menyerang kerajaan Sultan tersebut dan berhasil memborbardir istana Sultan Khalid. Tak hanya itu saja, Inggris pun berhasil membunuh 500 pasukan kerajaan namun pasukan Inggris hanya satu yang mengalami cidera. Mengetahui situasinya terpojok, 40 menit setelah perang terjadi Sultan Khalid pun menyerahkan dirinya.

Ok mungkin itulah daftar perang paling unik yang pernah terjadi dalam sejarah. Meski unik, namun perang tetap sajalah perang yang tak perlu terjadi dan sebaiknya dihindari. Dunia lebih baik dan indah serta aman jika semuanya hidup damai tanpa suatu peperangan. Semoga hal tersebut segera bisa terwujud. 
Share:
runner

Lencana Fb

Facebook Gue

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.